Ibu Irma Sedang Membuat bahan ajar Daur Ulang Sampah Plastik untuk Menyelamatkan Ekosistem dan Lingkungan. Foto : Pedjo Katu

Monika Irma N. T berusia 40 tahun yang biasa di sapa Irma adalah seorang guru pendamping kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP N 1 Ile Ape, Kecamatan Ile Ape. Kabupaten Lembata. Kegiatan Pramuka biasa dilaksanakan setiap hari Kamis, pada tanggal 4 – 6 Agustus 2016 Plan Internasional Indonesia Area Lembata bersama mitra Cis Timor mengadakan Pelatihan Modul Adaptasi Perubahan Iklim Yang Berpusat Pada Anak (4CA) untuk para guru pendamping pramuka serta wakil kepala sekolah bagian kurikulum bertempat di Aula Palm Hotel Lembata yang melibatkan  13 Sekolah SMP / SMU sederajat yang berada pada Wilayah Intervensi Program yakni Kecamatan Lebatukan dan Kecamatan Ile Ape, Ibu Irma berkesempatan ikut mewakili sekolah SMP N 1 Ile Ape.

 

Pelatihan inilah saya (Ibu Irma) dan teman – teman mendapat pengetahuan terkait Perubahan Iklim serta aktifitas – aktifitas Adaptasi, Mitigasi terhadap perubahan iklim. Dalam pelatihan tersebut kami peserta (Ibu Irma) selain mendapat pengetahuan terkait perubahan ilklim dalam Modul tersebut juga kami mensimulasikan model – model adaptasi terkait 6 isu penting yakni:

1.Kesehatan, 2.Sumber Daya Air, 3.Ekosistem dan Lingkuangan, 4.Pertanian, 5.Wilayah Pesisir dan Pulau – pulau Kecil, serta 6.Infrastruktur dan Permukiman dan kelompok kami pada waktu itu mendapat isu tentang Ekosistem dan Lingkungan.

Dua Siswi Gugus Depan SMP N I Ile Ape sedang membuat bunga menggunakan Bahan Daur Ulang Sampah Plastik. Foto by: Pedjo Katu

Setelah Pelatihan Guru akan Modul Adaptasi perubahan Iklim yang Berpusat Pada Anak (4CA) setiap sekolah mempunyai Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilaksanakan di masing – masing sekolah, sesuai Rencana Tindak Lanjut dari SMP Negeri 1 Ile Ape yaitu dilaksanakannya kegiatan dalam Modul PKA 5 dan PKA 6 terkait “Ekosisten dan Lingkungan” untuk penggalang, pada aktifitas mingguan ektrakurikuler Pramuka diberi informasi terkait perubahan iklim serta praktek adaptasi dibidang Ekosistem dan Lingkungan berupa Daur Ulang Sampah plastik dan barang – barang bekas menjadi hiasan taplak meja, bunga hias, pot bunga hias, kipas, tempat tissue, garpu dan senduk hias, rumah adat, dan barang – barang souvenir lainnya dan dilakukan dengan cara swadaya guru dan siswa. Ibu Irma juga menyiapkan barang – barang tersebut pada saat Pameran Sekolah, Pameran Pendidikan, Pameran Hari Nusantara di Lembata. Hasil dari penjualan barang – barang daur ulang tersebut digunakan untuk membeli bahan – bahan lain yang hanya tersedia di toko seperti Lem kertas dan Lem Korea yang sebelumnya dibeli dengan swadaya.

Ibu Irma (Pembina Pramuka) sedang menjelaskan cara membuat irigasi tetes pada siswa. Foto by: Pedjo Katu
Siswa-Siswi Sedang Mempersiapkan Tanah dan Kompos (Bokashi Padat) untuk membuat Pertanian Pekarangan Sekolah Yang Berkelanjutan. Foto by: Pedjo Katu

Selain dari praktek Ekosistem dan Lingkungan ibu Irma beserta guru – guru pendamping lainnya mengajarkan siswa Praktek terkait Pertanian yaitu Kode Aktifitas Modul PKA 7 dan PKA 8. Siswa memulai dengan persiapan Lahan samping sekolah, serta lahan depan kelas (pekarangan) dan membuat kompos yaitu mengumpulkan kotoran Sapi, Kambing, dicampurkan dengan sampah organik lalu didiamkan dalam lubang khusus pada minggu pertama November. Dilanjutkan dengan kegiatan pembibitan Lombok kecil dan besar, Kangkung serta Terung kemudian lokasi pembibitan tersebut diberi atap dengan daun kelapa agar bibit – bibit yang disemaikan tersebut tidak langsung terkontaminasi dengan panas sinar Matahari, ada juga stek Ubi, pembuatan anakan pohon perindang pada minggu ke II November 2016. Minggu ke III dimulai dengan pemilahan Bibit serta menyiapkan media tanam, ada Polibag, Bambu, Pot Bunga, botol bekas untuk pot, bedeng, serta Pekarangan sekolah dibuatkan pagar untuk melindungi kebun dan tanaman.

Siswa-siswi Penggalang Gudep SMP N I Ile Ape sedang membuat Pertanian Pekarangan Sekolah Yang Berkelanjutan dengan menggunakan Bambu sebagai Media Tanam Lokal. Foto by: Pedjo Katu

Minggu ke IV Bulan November 2016 mulai menanam dengan menggunakan kompos yang sudah jadi. Tanaman sayuran dan buah ditempatkan di bedeng dan pekarangan yang berada tepat di depan kelas contoh dengan metode Drainase Tetes menggunakan Botol minuman bekas. Sampai saat ini SMP N 1 Ile Ape sudah ada barang – barang daur ulang dan kebun pekarangan kelas, dan ibu irma berharap akan dikembangkan lagi di tahun 2017 agar sedapat mungkin semua kelas mempunyai kebun pekarangannya masing – masing. Kegiatan ektrakurikuler Pramuka tersebut selain menjadi Rencana Tindak Lanjut dari Pelatihan Modul Adaptasi Perubahan Iklim kegiatan – kegiatan tersebut dimasukkan juga dalam Program kerja Pramuka di SMP N 1 Ile Ape pada rapat penyusunan Program kerja Pramuka periode September –  Desember 2016 sehingga seluruh kegiatan ekstrakurikuler berkaitan langsung dengan Adaptasi Perubahan iklim dengan Tema Ekosistem dan Lingkungan serta Pertanian Pekarangan Sekolah.

 

Pedjo Katu
Pedjo Katu
PO CIS Timor Program Child-Centerd Climate changeAdaptation (4CA)- PLAN International, 
Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *