VISI MISI

LOGO
LEMBAGA PERKUMPULAN RELAWAN CIS TIMOR

VISI

”Menjadi Lingkar Relawan Inspirasi untuk Timor Impian”

MISI

”Jadi Inspirasi untuk Perubahan”

Penjelasan LOGO;

Logo CIS TIMOR terdiri atas dua bagian pokok yakni Gambar Pulau Timor berwarna Orange dan gambar lingkaran (Circle) yang berwarna biru.

Kedua Simbol diatas bermakna sebagai panggilan bagi organisasi untuk wewujudkan visi menjadi lingkar relawan inspirasi untuk mewujudkan Timor Impian. Timor yang dimaksud disini bukan kesatuan geografis atau pemerintahan tetapi sebuah mimpi yang memanggil dan berkehendak mewujudkan Timor menjadi Timor yang indah, adil, sejahtera dan mandiri. Timor yang menyediakan makanan disegala musim, air yang terus mengalir dan mencukupkan, hutan, gunung, laut dan cakrawala yang memberi inspirasi hidup tanpa batas. Orang-orang yang bersahaja, tata pemerintahan lokal yang demokratis dan manusiawi, kepemimpinan yang berbagi, pendidikan berkualitas, kesehatan sebagai HAM, perbedaan sebagai kekayaan, kesetaraan menjadi nilai dan tumbuhnya pilar-pilar orang muda yang kreatif. Semua orang di Timor merindukannya, mendoakannya, berjuang dan bekerja bersama, memancarkan energi keagungan insani untuk menarik datang kenyaaan sebuah Timor Impian.

CIS percaya pada kekuatan Mimpi dan kerja keras yang dapat mengubah wajah pulau Timor sekarang menjadi wajah timor impian. Wajah Timor yang memancarkan inspirasi bagi terwujudnya dunia yang lebih baik.

Timor Impian ini menjadi panggilan pribadi dari setiap relawan dan pengurus organisasi untuk bergabung dalam lingkaran berbagi inspirasi untuk mewujudkannya. Inilah gagasan baru yang lahir dari komitmen tiap orang yang memimpikan Timor sebagai sorga; dimana semua orang merindukannya, semua orang nyaman berkarya diatas tanahnya, semua orang penuh semangat untuk membuatnya menjadi cantik. Di Timor Impian nantinya, kebenaran terlihat dengan kasat mata, keadilan menjadi utuh, kesejahteraan menjadi hidup, damai menjadi budaya dan semua orang berhasrat menjadi bagian dari semangat perubahan dunia yang menyala dari Timor.

Fokus pada 5 langkah perubahan NTT :
  1. NTT Sehat; Fokus pada mendorong Pemerintah dan Masyarakat untuk dapat mengakses Air Bersih dan Sanitasi yang Layak. Aktivitasnya : Aktif dalam moderasi POKJA AMPL NTT, Penguatan Kapasitas Tata Kelola Air, Kampanye Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) target Bebas BABS bersama Pemda, OMS dan Swasta.
  2. NTT Tahan Bencana; Masyarakat, Pemerintah dan OMS sadar akan ancaman bencana dan paham tindakan yang harus dilakukan pra, saat dan pasca bencana. Aktivitasnya : Penguatan dan pembentukan Forum PRB propinsi dan Kabupaten, melakukan pemetaan dan kajian Indeks Kerentanan Perubahan Iklim, Review RPJMD dan penyusunan KLHS RPJMD yang sensitif terhadap PRB, API dan Pengelolaan Ekosistim Berkelanjutan. Penguatan Tim Tanggap Darurat CIS Timor, Pengembangan sektor Ketahanan Pangan, WaSH dan Lifelihood PRB. Bangun kerjasama dengan BPBD untuk mitigasi bencana.
  3. NTT Sejahtera; Membangun kemandirian masyarakat Desa dari sumber daya dan dana. Masyarakat memiliki akses yang kuat pada perencanaan dan penganggaran Desa. Aktivitasnya : pengenalan model rantai nilai dalam usaha masyarakat; memperkuat kapasitas masyarakat mulai dari proses pemetaan agroekosistim, penentuan jenis tanaman, persemaian hingga fasilitasi akses pasar. Fasilitasi perencanaan yang partisipatif desa mulai dari penyusunan RPJMDES hingga musrenbangdus/des. Pembentukan Forum Pemantau Kebijakan Desa untuk visi desa Transparan dan Akuntabel.
  4. NTT Setara; Semua Rumah Tangga memahami kesetaraan dan mengganti budaya patriarkhi dengan budaya setara. Tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan. Aktivitasnya mengorganisir komunitas CO Laki-laki baru, penguatan kapasitas dan kampanye aliansi laki-laki baru, aktif dalam kegiatan kebersamaan organisasi isu gender justice, pendampingan kebijakan air bersih untuk perempuan.
  5. NTT Damai; Menjadi pusat pembelajaran Damai dengan kerja-kerja pembangunan perdamaian. Aktivitas saat ini dengan bergabung dalam Forum Kewapadaan Dini Masyarakat NTT (FKDM NTT), mengorganisir KOMPAK (Komunitas Peace Makers), Inisiasi Pembentukan Kompak di Kab. Alor, TTS, Rote dan Komunitas pemuda perbatasan di Silawan – Kab. Belu; Pemetaan Bencana Konflik dengan Dinas Sosial NTT di 22 Kab/Kota, Aktif dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) NTT; Inisiasi Forum Pemuda Lintas Agama kerjasama dengan DEPAG NTT dan FKUB; Fasilitasi proses repatriasi mandiri warga eks pengungsi ke Timor Leste dan Koordinasi penuntasan masalah eks pengungsi di Timor Barat.

* * *